Menggiurkan! Untung dari Bisnis Barbershop Capai Rp 20 Juta Per Bulan

Fenomena kemunculan franchise barbershop di kota-kota besar Indonesia ramai dibicarakan. Para barber atau praktisi potong rambut pun kian bermunculan.

Kami pun berusaha mewawancarai para barber. Salah satunya, sosok Verry Bounce yang sudah 6 tahun menjadi barberman sekaligus pengusaha franchise barbershop.

Awalnya pria yang domisili di Pontianak itu mengawali karier sebagai barberman karena tuntutan ekonomi pada 2014. Dia melihat ramainya barbershop sebagai peluang bisnis.

 “Minatnya karena faktor ekonomi. Pada saat itu saya pengangguran sedangkan saya sudah memiliki anak jadi setiap hari saya harus memutar otak untuk cari uang buat susu dan pampers anak. Pas melihat pangkas rambut saya heran kenapa ramai sekali? Dari situ, saya mulai mencari tahu. Berapa pendapatan kerja di pangkas rambut sehari?” kata Verry

Lantaran tak memiliki uang, Verry sampai memantau sampai akhirnya memutuskan untuk menjadi seorang barberman.

“Pas ditanya “emang bisa potong rambut?” Saya dengan yakin menjawab “BISA!” Itulah awal mulai saya di barber,” tambahnya.”Dan mulai SKSD, saya coba-coba main ke situ. Karena saya tidak mempunyai uang untuk belajar potong rambut, saya sebulan tiap hari duduk di Barber sambil lihatin orang kerja, sistemnya sperti apa. Hingga saya dengan sendirinya mulai paham dan suatu ketika saya beranikan diri untuk mengajukan kerja di situ,” lanjutnya.

Tak sebatas menjadi seorang barberman, Verry pun menjajal usaha bisnis franchise barbershop. Ketika itu, di tahun 2017 dia bekerja sama dengan orang lain hingga melahirkan tiga cabang barbershop.

Namun, karena Verry sibuk sebagai trainer dan motivator barberman. Dia melepas usahanya ke rekan bisnisnya.

“Tahun 2017 saya buka 1 shop terus dapat franchise tiga shop
Di tahun 2019, saya sibuk terbang show ke mana-mana, yang tiga saya lepas serahin ke owner-nya masing-masing,” ungkap Verry.

Bisnisnya pun juga menemui kendala,seperti sewa ruko yang mahal. Namun lantaran dorongan passion yang kuat Verry pun memutuskan kembali membuka barber bernama Ex Revolution di Pontianak, Kalimantan Barat bersama empat orang rekannya pada bulan Ramadan kemarin.

“Punya saya tutup karena tiba-tiba harga sewa ruko melonjak naik. Sekarang baru mulai lagi buka di luar kota pas bulan Ramadhan kemarin.

Sementara itu disinggung soal omzet bersih. Kini Verry mendapatkan uang Rp 17-20 juta per-bulannya. Memang setiap harinya Verry mengakui dapat melayani sebanyak 20-30 kepala pelanggan per harinya.

“Omset perbulan itu bersih 17-20jt, itu udah bersih. Sehari 20-30 orang,” akuinya.

Di sisi lain, Verry mematok tarif yang bervariasi di barbershop miliknya. Mulai dari Rp 50 ribu hingga Rp 200 ribuan saja.

“Cut+wash 50k, Cut+shaving+wash 80k, Cut+shaving+facial wash+wash+head massage 100k. Rp 150-200 tarif saya hehehe,” pungkasnya.

 

Waralaba barbershop, franchise barbershop, franchise barbershop murah, franchise cukur rambut, waralaba barbershop murah, franchise barbershop modal kecil, franchise barbershop terkenal, usaha barbershop , franchise pangkas rambut , waralaba cukur rambut

Posted in Artikel, Bisnis barbershop, Franchise Barbershop, franchise barbershop modal kecil, franchise barbershop murah, Franchise barbershop terbaik, franchise barbershop terkenal, franchise cukur rambut, franchise pangkas rambut, Kursus Barbershop, Peluang usaha barbershop, Tempat kursus barbershop, Usaha Barbershop, Waralaba barbershop, waralaba barbershop murah, waralaba cukur rambut and tagged , , , , , , , , , .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *